Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

SALAH SATU SEBAB MOTOR TIDAK BERPUTAR #SHARP FRONT LOADING


MESIN CUCI SHARP DINAMO MOTOR DAN RELAI TIDAK BEKERJA

Salam sejahtera untuk Sobat-sobat dan Pembaca, semoga kita selalu diberi kesehatan dan kemudahan. Kami tulis bahasan ini pada saat ada hibauan untuk membatasi kegiatan di luar rumah, semoga cobaan ini disegerakan berlalu, Sobat-sobat yang kalau terpaksa turun ke lapangan tetap jaga diri baik-baik, posisi masing-masing kita tidaklah sama ada yang punya tabungan dan ada yang tidak, sementara kebutuhan kita ada yang tidak bisa ditunda.

Kami sudah beberapa kali menemui mesin cuci pintu depan dengan kerusakan motor pencuci tidak bekerja begitu juga relai putaran kanan dan kiri tidak bekerja dan beberapa kali juga kami menemui putaran motor pada saat spin (proses peras) lambat. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas kasus yang pertama yaitu motor dan relai tidak bekerja pada mesin cuci Sharp dan hal ini hanya salah satu sebab saja. Hal ini juga berlaku bagi mesin cuci Electrolux dan modul yang jenisnya sama itu menurut pengalaman kami.

Kasus ini sudah bisa dibilang kasus lama namun baru-baru ini saja kami harus berpikir keras untuk meneliti apa penyebab sebenarnya mengapa motor dinamo tidak mau bekerja. Semua bagian mekanis bisa bekerja dengan normal kecuali motor dinamo dan relai arah putaran kiri-kanan, pada saat seharusnya dinamo motor berputar tiba-tiba muncul kedipan error atau led End menyala disertai doorlock beralih pada kondisi open, kontaktor tidak terhubung bila doorlock menggunakan 4 pin. Modul jenis ini pernah kami bahas dengan kerusakan error End, bisa baca di sini.

Sebelum pengecekan lebih lanjut, sebaiknya pastikan dulu bahwa relai putaran kanan-kiri kondisinya normal. Kasus ini berhubungan dengan sensor output triac motor, sehingga dinamo motor harus terpasang. Sampai saat ini kami belum paham mengapa hal ini terjadi apakah pada micom pin sensor triac motor bermasalah ataukah pada bagian komponen-komponennya. Berjam-jam dan berhari-hari kami melacak kerusakan jenis ini, meskipun pada awalnya kami berasumsi bahwa micom yang rusak. Modul yang sudah di "perpustakaan" kisaran 2 tahun akhirnya kami ambil kembali untuk bahan perbandingan dengan modul yang baru datang.
Modul Sharp
Gb.1. Modul Sharp Front Loading
Modul jenis ini bagi kami benar-benar membingungkan, selain jalurnya juga pada data micomnya, atau memang ilmu kami yang terbatas 😄😄😄😄. Menurut kami karakter komponen bila diukur kelihatan normal-normal saja begitu pula karakter tegangan menurut data yang kami miliki tetapi mengapa masih saja terdeteksi ada masalah oleh micom. Data yang belum kami miliki adalah data frekuensi pada masing-masing jalur I/O (input-output sinyal dan perintah), untuk mengumpulkan data mengenai hal ini kita butuh osiloskop (oscilloscope). Kerja dengan peralatan seadanya juga tidak mengapa cuma butuh waktu yang lama bila pemiliknya mintanya buru-buru sarankan saja ke service center.

Bila ada masalah yang kita hadapi dimana kita belum punya data tentunya kita akan cek bagian sana-sini dan membutuhkan waktu yang lama bahkan terkadang bagian A yang rusak kita cek di bagian B, bagian B yang tadinya tidak rusak justru ikut jadi rusak, itu romantisnya di elektronik makanya jarang orang yang mau menekuninya bila dibandingkan otomotif dan mekanik.
Berikut ini kami sertakan rangkaian modifikasi sensor triac motor, kalau Sobat-sobat punya ide lain silakan di share agar bisa bermanfaat untuk orang lain.

Gb.2. Sensor Triac Motor
Kami belum paham tentang hal ini, kita akan peroleh data bila kita ukur pakai osiloskop, kita bisa bandingkan antara modul asli normal dan modifikasinya. Modifikasi ini kami peroleh dengan cara trial and error alias coba-coba, dari dua modul tipe yang sama cara modifikasinya berbeda, tambah aneh buka?

Pada Gb.1 adalah letak jalur sensor output triac, dengan jalur "rambut" dan kadang melewati bawah komponen smd. Pada gambar 2 diatas, tambahannya adalah D1, D2 dan C=103 yaitu bagian yang kami beri kotak. Ada 2 modul yang sama tetapi modifikasinya berbeda, pada modul A hanya butuh D1 dan kapasitor sementara pada modul B butuh ketiga-tiganya. Jadi bila Sobat-sobat menemui kasus yang sama, cara yang kami temukan bisa dicoba diterapkan. Masalah keberhasilan dan keawetan tiadalah bisa dipastikan, namun kita wajib berusaha, masalah hasil serahkan Yang Mahakuasa.

Perlu kami ingatkan jangan pernah mencoba-coba di elektronika tanpa memahami teori dasar elektronika karena di elektronika kesalahan sedikit saja fatal akibatnya. Semua bahasan yang ditulis di situs blog kami dibagikan bagi Sobat-sobat yang sudah memahami sebagian besar teori dasar elektronika.

Demikian bahasan kami semoga bermanfaat, maaf bila ada hal yang kurang tepat dan bila ada hal-hal yang belum jelas silakan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar atau lewat chat WA semoga kami bisa membantu sebatas kemampuan kami.



Post a Comment for "SALAH SATU SEBAB MOTOR TIDAK BERPUTAR #SHARP FRONT LOADING"